Nokia Segera Luncurkan Ponsel Murah di Indonesia

Shootnhunt.com, Berita Teknologi Ponsel – HMD Global memastikan dua ponsel murah Nokia yang belum lama diperkenalkan akan segera mendarat di Indonesia. Perangkat tersebut adalah Nokia 150.

“Kami sangat senang dapat mengumumkan kedua ponsel terbaru tersebut. Feature phone tetap menjadi pilihan populer bagi para konsumen dan pebisnis, kami tahu bahwa disain ergonomis merupakan hal penting bagi konsumen kami,” terang Juho Sarvikas, Chief Product Officer HMD Global dalam keterangan resminya.

Nokia Segera Luncurkan Ponsel Murah di Indonesia

Nokia 150 mengunggulkan ketersediaan slot microSD hingga 32 GB yang memungkinkan pengguna menikmati banyak lagu dari pemutar MP3.

Ponsel turut menawarkan kamera VGA dan flash. Serta tersedia Bluetooth untuk membagi foto-foto ke teman.

Nokia 150 dibekali game klasik seperti Snake dan permainan lainnya. Pengguna dapat mendengarkan radio FM tanpa headset.

Soal layarnya berukuran 2,4 inch. Terdapat tombol ergonomis yang lebar memudahkan pengguna membuat panggilan dan menulis pesan.

Dengan bagian luar yang terbuat dari bahan polikarbonat, Nokia 150 diklaim kokoh dan tangguh untuk penggunaan sehari-hari. Hadir dengan baterai yang memungkinkan penggunanya ngobrol dari pagi sampai malam, dan dapat bertahan hingga berminggu-minggu dalam kondisi stand-by.

Nokia 150 akan tersedia dalam warna Red, Cyan dan Black. Belum ada informasi detail kapan HMD Global akan merilis ponsel ini di Indonesia demikian soal harganya.

Namun saat dirilis belum lama ini, vendor asal China itu membanderol Nokia 150 seharga USD 29 atau kisaran Rp 432 ribu.

Senjata Xiaomi Kalahkan iPhone 12 dan Samsung Galaxy Note 20

Shootnhunt.com, Berita Teknologi Ponsel – Smartphone Galaxy Note 20 dari Samsung dan iPhone 12 dari Apple baru akan dirilis paruh kedua tahun ini. Tapi keduanya sudah diperbincangkan gara-gara aplikasi baru yang dipatenkan Xiaomi, yakni kamera di bawah layar ponsel.

Lewat patennya itu pabrikan ponsel asal Cina tersebut diakui mampu mengungguli Samsung dan Apple. Terobosan teknologi yang dibuat dan dipatenkan itu belum ada pada Galaxy Note 20 dan iPhone 12.

Senjata Xiaomi Kalahkan iPhone 12 dan Samsung Galaxy Note 20

Paten tersebut ditemukan oleh situs LetsGoDigital, yang memberikan gambaran mengenai kamera depan bahwa layar. Dalam paten itu ditunjukkan bagaimana smartphone seperti Mi 10 baru terlihat dan bekerja dengan posisi kamera selfie yang tidak terlihat di muka layar alias menghilangkan segala jenis notch atau poni.

Mengutip laman Toms Guide, 7 Mei 2020, dalam keadaan normal, ponsel sepertinya tidak memiliki kamera depan sama sekali. Namun, ketika membuka fitur kamera atau aplikasi lain yang membutuhkan kamera depan, sebagian layar dimatikan, memungkinkan kamera di bawahnya mengambil gambar melalui piksel transparan.

Beberapa informasi pada Juni tahun lalu sudah memperlihatkan Xiaomi, dan rival ponsel yang juga asal Cina OPPO sudah menunjukkan konsep teknologi ini. Tapi teknologi menempatkan kamera di bawah layar bukan tanpa kelemahan.

Masalah ada pada asupan cahaya. Kamera hanya menyerap sebagian cahaya yang biasanya masuk ke sensor kamera, sehingga gambar yang diambil ponsel ini bisa terlihat sangat gelap.

Ada beberapa cara untuk mengatasi hal ini, seperti menyesuaikan ukuran sensor, meningkatkan sensitivitasnya, atau semacam perbaikan perangkat lunak pasca pemrosesan. Tetapi akan menarik untuk melihat apakah Xiaomi dapat menghasilkan jepretan yang berkualitas dengan desain ini.

Sementara, iPhone 12 dan Galaxy Note 20, masing-masing dengan kamera self-notch dan punch-hole, akan diluncurkan menjelang akhir tahun ini. Dengan asumsi tidak ada gangguan karena pandemi Covid-19 yang merusak rencana mereka, Samsung akan merilis Note 20 sekitar Agustus, sementara Apple meluncurkan iPhone 12 sebulan berselang.

Adapun Xiaomi sudah meluncurkan flagship Mi 10 pada Maret lalu, juga menggunakan layar punch-hole. Namun, Xiaomi memiliki sejarah merilis versi ‘T’, ponsel lama yang ditingkatkan, jadi mungkin akan ada Mi 10T atau Mi 10T Pro yang dirilis akhir tahun ini, yang bisa menjadi ponsel komersial pertama dengan kamera di bawah layar.

Ponsel Infinix Note 7 Telah Hadir di Indonesia

Shootnhunt.com, Berita Teknologi Ponsel – Ponsel Infinix Note 7 hadir di Indonesia pada Kamis 30 April 2020. Ponsel kategori low end ini mengandalkan baterai yang besar yakni 5.000 mAh dan pengisian cepat 18 Watt yang mendukung penggunaannya untuk main game tahan seharian.

“Produk ini menawarkan pengalaman smartphone premium yang berkualitas melalui desain dan teknologi yang mutakhir,” kata CEO Infinix Mobility Indonesia, Bruno Li, di Jakarta. Dalam keterangan tiga hari sebelumnya, Bruno mengungkap membidik pasar para pekerja untuk ponsel yang dibanderol Rp2.499.000 pre-order di e-commerce Lazada Indonesia tersebut.

Ponsel Infinix Note 7 Telah Hadir di Indonesia

“Infinix Note 7 ini merupakan pilihan paling tepat bagi anak muda di Indonesia dalam hal mendukung work life balance antara produktifitas bekerja dan hiburan yang mereka inginkan seperti social media, mobile gaming ataupun menonton video,” kata Bruno di hari peluncuran, Kamis.

Hadir sebagai penerus Note 6, smartphone ini diklaim dilengkapi dengan sejumlah peningkatan baik dari spesifikasi, kamera dan fitur pendukung lain. Di antaranya, ponsel dikemas dengan tampilan layar punch hole 6.95 inci dengan resolusi HD+.

Untuk dapur pacu, smartphone ini menggunakan chipset gaming terbaru dari Mediatek yakni Helio G70, yang cocok untuk main mobile game. Ada tiga opsi RAM yakni 4GB dengan penyimpanan 64 GB, 4GB dengan penyimpanan 128GB, dan 6GB dengan penyimpanan 128GB.

Infinix Note 7 sudah berjalan dengan Android 10. Sedang untuk kemampuan fotografi, smartphone ini hadir dengan konfigurasi empat kamera belakang yaitu 48 MP untuk PDAF, 2 MP untuk kamera makro, 2 MP untuk kamera berkedalaman, dan 2 MP untuk dedicated video camera.

Sementara kamera selfie beresolusi 16 MP yang ditempatkan di punch hole bagian depan.

Samsung Bakal Naikkan Harga Smartphone di Indonesia

Shootnhunt.com, Berita Teknologi Ponsel – Pandemi Covid-19 turut mempengaruhi kondisi bisnis di berbagai industri, termasuk teknologi. Wabah ini juga membuat industri smartphone kian Lemah. Alhasil, sejumlah vendor smartphone, terpaksa menaikkan harga produk yang mereka pasarkan.

Samsung Bakal Naikkan Harga Smartphone di Indonesia

Samsung pun demikian. Perusahaan asal Korea Selatan ini mengonfirmasi bahwa mereka telah melakukan penyesuaian harga jual smartphone di Indonesia. Penyesuaian harga ini dilakukan per tanggal 20 April lalu untuk sejumlah ponsel Galaxy.

“Kami melakukan berbagai pertimbangan dan upaya dalam menyesuaikan harga beberapa smartphone Samsung Galaxy dengan situasi ekonomi saat ini,” ujar Head of Product Marketing IT & Mobile Samsung Electronics Indonesia, Denny Galant dalam keterangan resmi yang diterima Shootnhunt.com, Rabu (22/4/2020).

Meski demikian, Denny tidak menjelaskan secara spesifik ponsel Galaxy apa saja yang mengalami kenaikan harga jual. KompasTekno pun menelusuri halaman resmi Samsung.com, Eraspace, official store di Tokopedia, Blibli, Lazada, dan JD.id, untuk melihat ponsel Samsung apa saja yang harganya dinaikkan

Berdasarkan pantauan Shootnhunt.com, ponsel Galaxy yang dirilis tahun ini memang mengalami kenaikan harga. Galaxy A51 yang dirilis Januari lalu, misalnya, kini dibanderol dengan harga Rp 4,9 juta (6 GB/128 GB) dan Rp 5,2 juta (8 GB/128 GB).

Padahal pada saat peluncuran, kedua varian Galaxy A51 tersebut dibanderol dengan harga Rp 500.000 lebih murah, alias Rp 4,4 juta dan Rp 4,7 juta.

Penyesuaian harga pun dilakukan pada ponsel flagship Samsung terbaru, yakni Galaxy S20, S20 Plus, dan S20 Ultra yang resmi dirilis di Tanah Air awal Maret lalu.

Ketiga ponsel tersebut kini dibanderol dengan harga Rp 14,5 juta (8 GB/128 GB), Rp 16,7 juta (8 GB/128 GB), dan Rp 21 juta (8 GB/128 GB). Ini artinya trio Galaxy S20 selisih Rp 1,5 juta – Rp 2,5 juta dari harga peluncuran.

Nah, untuk lebih jelas, berikut ini adalah tabel harga ponsel Samsung yang mengalami kenaikan harga.

Samsung Bakal Naikkan Harga Smartphone di Indonesia

Ponsel Murah Apple Goda Pengguna Android Hijarah ke iOS

Shootnhunt.com, Berita Teknologi Ponsel – Sempat dirumorkan akan bernama iPhone 9, Apple akhirnya memastikan nama yang disandang ponsel murahnya. Tanpa seremonial, tiba-tiba raksasa teknologi asal Cupertino itu memperkenalkan iPhone SE.

Ponsel ini mengusung desain jadul. Punya bezel yang tebal di bagian atas dan bawah layar dan masih memiliki tombol Home.

Ponsel Murah Apple Goda Pengguna Android Hijarah ke iOS

Tampilannya sama persis dengan iPhone 8. Mungkin kamu sulit membedakannya bila melihatnya dari bagian depan.

Perbedaan mencoloknya hanya pada posisi logo Apple kroak. Kini sedikit diturunkan, sehingga persis berada di bagian tengah.

Kendati desainnya lawas, bukan berarti jeroan di dalamnya juga seadaanya mengingat harganya begitu murah dari saudaranya yang lahir September lalu. Apple memodali iPhone SE keluaran 2020 dengan A13 Bionic.

Chipset itu sama yang digunakan di iPhone 11 dan iPhone 11 Pro. Kebayangkan bagaimana kinerja yang bakal disuguhkan.

“Jadi semuanya terasa lancar, apakah kamu meluncurkan aplikasi, memainkan game terbaru, atau menjelajahi cara baru untuk bekerja dan bermain dengan augmented reality,” kata Apple dalam situsnya.

Tapi tidak hanya kinerjanya saja yang ditawarkan. Kemampuan fotografi pun menjadi salah satu keunggulan yang dimiliki ponsel ini.

iPhone SE memiliki mode Portrait yang dapat diatur kedalamannya meski ponsel ini hanya punya satu kamera. Selain itu ada Smart HDR dan kemampuan perekaman 4K.

Daya pikat lain yang membuat ponsel ini adalah harga. Apple membanderolnya setengah dari harga iPhone 11.

Perpaduan kinerja dan harga rasanya bakal bikin pengguna Android tergoda dan bukan tidak mungkin mereka akan hijarah ke iOS.

Huawei Akan Rilis MateBook dan MatePad di Indonesia

Shootnhunt.com, Berita Teknologi Laptop – Selama ini Huawei untuk kelas konsumer lebih dikenal sebagai pembuat ponsel. Namun mereka pun mau memboyong produk lainnya ke Indonesia, yaitu laptop dan tablet.

Setelah merilis seri P40, mereka akan memboyong sejumlah produk untuk memperkuat ekosistemnya di Indonesia, yaitu MateBook X Pro, MateBook D14, MatePad Pro, dan Watch GT2e.

Huawei Akan Rilis MateBook dan MatePad di Indonesia

“Melalui Peluncuran Huawei Seri P40 yang akan segera hadir di Indonesia, kami juga akan memperkenalkan berbagai produk ekosistem terbaru, yaitu Matebook X Pro, MateBook D14, MatePad Pro, dan Watch GT2e,” ujar Lo Khing Seng, Deputy Country Head Huawei Consumer Business Group Indonesia dalam keterangan yang diterima detikINET, Jumat (10/4/2020).

MateBook X Pro adalah produk laptop kelas tertinggi Huawei, menggunakan prosesor Intel Core generasi ke-10, dan mempunyai fitur konektivitas seperti Multi-screen collaboration. Laptop dengan ukuran layar 13,9 inch ini punya bobot 1,33 kg.

Sementara MateBook D14 adalah laptop entry level yang ditujukan untuk konsumen muda. Fitur yang ditonjolkan Huawei dari laptop 14 inch ini adalah FullView Display, kinerja kencang, desain stylish, Huawei Share, dan Fingerprint Power Button.

Lalu ada juga MatePad Pro, yang menggabungkan tampilan FullView Display dan chipset andalan Kirin 990 yang kuat dengan dukungan untuk APP Multiplier, Huawei Share, Multi-screen Collaboration, fitur smart office dan Huawei M-Pencil untuk pengalaman menulis tangan yang nyata.

Terakhir adalah Huawei Watch GT2e, yang penerus dari Watch GT2, yang menargetkan konsumen muda dan modern. Tak seperti GT2, GT2e mempunyai tali terintegrasi yang membuat tampilannya lebih ramping dan berbeda.

Perangkat ini mendukung pemantauan pintar untuk lebih dari 100 jenis olahraga dan dilengkapi dengan kontrol kamera jarak jauh dan dukungan shutter timer. Saat dihubungkan dengan smartphone, Huawei Watch GT 2e akan muncul ikon kamera pada jam tangan pengguna yang dapat digunakan untuk mengambil gambar dari jarak jauh dari smatphone.

“Di Huawei, kami menciptakan inovasi tidak hanya untuk meningkatkan kemampuan setiap kategori produk tetapi untuk membangun ekosistem yang lebih mulus. Kami sangat senang membawa semua produk ini ke Indonesia, dimulai dengan Huawei P40 Series, dan yang lainnya akan menyusul dalam beberapa bulan mendatang. Kami berharap produk-produk ini dapat meningkatkan produktivitas kehidupan sehari-hari pengguna,” tutup Khing Seng.

Bulan April Ponsel BM Akan Diblokir IMEI

Shootnhunt.com, Berita Teknologi Ponsel – Selamat datang di bulan April. Itu saatnya menghitung hari diberlakukannya aturan International Mobile Equipment Identity (IMEI) pada 18 April 2020 mendatang untuk memerangi peredaran ponsel BM.

Bulan April Ponsel BM Akan Diblokir IMEI

Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (SDPPI) Kementerian Kominfo Ismail mengatakan bahwa sejauh ini belum ada perubahan terkait upaya pemerintah dalam mengatasi persoalan ponsel ilegal di Indonesia.

Saat ditanya terkait progres sosialisasi aturan validasi nomor IMEI ponsel BM ini, di mana sebelumnya Kementerian Kominfo bersama operator seluler melakukan uji coba pemblokiran perangkat ilegal tersebut dan dinyatakan berhasil.

Sebelumnya, pemerintah bersama operator seluler juga telah menetapkan skema whitelist untuk memblokir ponsel BM setelah kebijakan berlaku nantinya. Dipilihnya skema ini sebagai langkah preventif dalam menyuntik mati ponsel ilegal.

Jadi, ponsel yang IMEI-nya tak terdaftar dalam data base Kementerian Perindustrian akan dinonaktifkan dari layanan seluler sejak awal. Hanya perangkat legal alias bukan BM yang dapat sinyal untuk menerima layanan telekomunikasi.

Adapun, ponsel BM yang sudah beredar saat ini alias belum melewati 18 April 2020, maka perangkat tersebut dibebaskan dari pemblokiran layanan telekomunikasi.

Diketahui, untuk memberangus ponsel BM, ada tiga kementerian yang terlibat, yaitu Kementerian Kominfo, Kementerian Perdagangan, dan Kementerian Perindustrian yang melibatkan Ditjen Bea Cukai dan operator seluler.

Galaxy Chromebook Samsung Bisa Dibeli Mulai 6 April

Shootnhunt.com, Berita Teknologi Laptop – Samsung akhirnya mengungkap tanggal rilis resmi Galaxy Chromebook terbarunya. Laptop Chromebook premium ini dijanjikan Samsung sudah bisa dibeli mulai 6 April 2020.

Adapun ketersediaan ini adalah untuk pasar Amerika Serikat (AS) dan bisa didapatkan di Samsung Store atau Best Buy dengan harga mulai dari USD 999 atau sekitar Rp 15,9 jutaan (1 USD = Rp 16.000). Belum diketahui kapan ketersediaan di negara lain menyusul.

Galaxy Chromebook Samsung Bisa Dibeli Mulai 6 April

Dikutip dari 9to5Google, perangkat ini hadir dalam pilihan warna Mercury Gray dan Fiesta Red yang lebih terlihat oranye terang. Ini adalah Chromebook pertama yang menampilkan layar AMOLED 4K (3840 × 2160) berukuran 13,3 inch.

Galaxy Chromebook Samsung Bisa Dibeli Mulai 6 April

Galaxy Chromebook ini juga dibekali prosesor yang diklaim lebih powerful dibandingkan kebanyakan Chromebook, yaitu chip Intel generasi ke-10 yang didukung RAM 8 GB RAM (LPDDR3) dan SSD 256 GB.

Saat perangkat ini dipamerkan pertama kali pada Januari lalu di ajang CES 2020, Samsung mengindikasikan akan tersedia konfigurasi tambahan yang menyajikan RAM hingga 16 GB dan SSD 1 TB. Namun sepertinya Samsung mengurungkan model ini, sehingga hanya varian basic yang ditawarkan.

Perangkat 2 in 1 ini punya bodi setebal 9,9 mm. Laptop ini juga merupakan Chromebook pertama yang mendukung Ambient EQ untuk pengaturan keseimbangan warna dan suhu warna. Keuntungan dari fitur ini, konten akan secara otomatis menyesuaikan diri dengan sinar matahari (saat dipakai outdoor) atau menonton video dan bermain game dalam kondisi gelap.

Layar sentuh pada Chromebook ini dilengkapi S Pen yang ditempatkan tepat di chassis untuk memudahkan mencatat dan browsing. Kelengkapan lainnya, ada dua port USB-C, slot kartu microSD, jack headphone 3,5mm, dan baterai 47,9Wh yang sanggup bertahan 8,4 jam. Selai itu ada sensor sidik jari, webcam 1MP, lensa world-facing 8MP, dual speaker, dan WiFi 6.

Xiaomi, Vivo dan Realme Tunda Peluncuran Smartphone Baru

Shootnhunt.com, Berita Teknologi Ponsel – Penyebaran virus corona di India semakin mengkhawatirkan, memaksa pemerintah menerapkam sistem lockdown. Perdana Menteri India Mr. Narendra Modi memberlakukan 21 hari penutupan secara nasional setelah COVID-19 merenggut 11 nyawa dan menginfeksi lebih dari 500 orang di India.

“Kami, Xiaomi India, fokus pada energi dan sinergi untuk membantu negara dalam memerangi pandemi COVID-19 […] Kami akan mengevaluasi situasi dan akan mengabarkan jadwal susulan sesegera mungkin,” tulis akun @XiaomiIndia dikutip Kamis (26/3/2020).

Xiaomi, Vivo dan Realme Tunda Peluncuran Smartphone Baru

Penutupan segala aktivitas itu mempengaruhi segala industri, termasuk smartphone. Pekan lalu Xiaomi mengumumkan mereka akan meluncurkan Mi 10 di India pada 31 Maret, tetapi perusahaan sekarang mengumumkan peluncuran akan ditunda sampai pemberitahuan lebih lanjut.

SeSelain menunda peluncuran Mi 10 di India, melansir laman Gsmarena, Kamis (26/3/2020), Xiaomi telah menutup toko Mi Home-nya di seluruh negeri dan tidak akan menawarkan pengiriman rumah untuk sementara waktu. Sebelumnya, perusahaan juga menunda penjualan Redmi Note 9 Pro Max pertama di India, yang seharusnya ditayangkan kemarin.

Realme juga mengumumkan mereka menunda semua peluncuran mendatang di India, termasuk seri Narzo 10, yang seharusnya diluncurkan hari ini melalui video yang sudah direkam sebelumnya.

Baik Vivo dan Realme masing-masing akan meluncurkan seri V19 dan Narzo 10, pada tanggal 26 Maret.

Realme tidak hanya menunda peluncuran produk-produk baru di India tetapi juga menghentikan fasilitas ‘Make in India’ di negara itu sampai pemberitahuan lebih lanjut dari pemerintah.

Xiaomi juga telah menutup toko Mi Home-nya di seluruh negeri dan tidak akan menawarkan pengiriman rumah untuk sementara waktu.

Untuk menyelamatkan India dan setiap orang di India, akan ada larangan total untuk keluar,” kata Modi pada 24 Maret 2020 dikutip AP.

iPhone 11 Series Antivirus Corona, Harganya Rp74 Juta

Shootnhunt.com, Berita Teknologi Ponsel – Caviar kembali melahirkan smartphone mewahnya. Kali ini, mereka memodifikasi iPhone 11 dan Pro Max dengan balutan emas dan perak sebagai simbol perlawanan terhadap virus Corona yang sudah menyebar di penjuru dunia, termasuk Indonesia.

iPhone 11 Series Antivirus Corona, Harganya Rp74 Juta

Dikutip dari GSM Arena, Rabu (18/3), Caviar menghadirkan iPhone 11 Pro dan iPhone 11 Pro Max yang dibalut dalam lapisan perak 925 sterling dan simbol yang terbuat dari lapisan emas 18 karat.
Penggunaan perak dan emas ini merupakan simbol proteksi, di mana kedua logam itu memiliki sifat anti bakteri. Menurut Caviar, bahan yang digunakan memiliki efek bakteri, sehingga dapat melindungi dari bakteri berbahaya sekalipun.

Ada empat varian yang ditawarkan oleh Caviar mulai dari Hand of Fatima, St. Nicholas, Blooming lotus dan Dragon. Khusus versi Hand of Fatima akan tersedia dalam jumlah terbatas sebanyak 99 unit.
Dengan lapisan yang ditawarkan tentunya iPhone 11 memiliki harga jual yang tinggi. Caviar membanderol 5.300 USD Amerika Serikat (AS) atau setara Rp 74 juta untuk seri iPhone 11 Pro 64GB. Tersedia varian lainnya yang memiliki harha lebih tinggi.

Diketahui, Caviar salah satu produsen smartphone asal Rusia yang kerap menghadirkan ponsel mewah berbanderol tinggi. Bahkan, mereka berani menyematkan logam mulia atau permata pada smartphone.

iPhone 11 Pro hadir dengan layar 5,8 inci dengan resolusi 2436 x 1125 piksel. Sementara model Pro Max, berlayar 6,5 inci dengan resolusi 2688 x 1242 piksel. Kedua layar itu OLED berteknologi Super Retina XDR Display.

Kedua iPhone tersebut diotaki oleh prosesor Apple A13 Bionic. Prosesor ini diklaim, punya performa CPU dan GPU terkencang apabila dibandingkan dengan SoC di smartphone saat ini.

Selain itu, kedua iPhone tersebut juga dibekali dengan tiga kamera belakang di mana konfigurasinya lensa wide 12MP, lensa telephoto 12MP, dan lensa ultra-wide 12MP. Sementara kamera depan, beresolusi 12MP.