Xiaomi, Vivo dan Realme Tunda Peluncuran Smartphone Baru

Shootnhunt.com, Berita Teknologi Ponsel – Penyebaran virus corona di India semakin mengkhawatirkan, memaksa pemerintah menerapkam sistem lockdown. Perdana Menteri India Mr. Narendra Modi memberlakukan 21 hari penutupan secara nasional setelah COVID-19 merenggut 11 nyawa dan menginfeksi lebih dari 500 orang di India.

“Kami, Xiaomi India, fokus pada energi dan sinergi untuk membantu negara dalam memerangi pandemi COVID-19 […] Kami akan mengevaluasi situasi dan akan mengabarkan jadwal susulan sesegera mungkin,” tulis akun @XiaomiIndia dikutip Kamis (26/3/2020).

Xiaomi, Vivo dan Realme Tunda Peluncuran Smartphone Baru

Penutupan segala aktivitas itu mempengaruhi segala industri, termasuk smartphone. Pekan lalu Xiaomi mengumumkan mereka akan meluncurkan Mi 10 di India pada 31 Maret, tetapi perusahaan sekarang mengumumkan peluncuran akan ditunda sampai pemberitahuan lebih lanjut.

SeSelain menunda peluncuran Mi 10 di India, melansir laman Gsmarena, Kamis (26/3/2020), Xiaomi telah menutup toko Mi Home-nya di seluruh negeri dan tidak akan menawarkan pengiriman rumah untuk sementara waktu. Sebelumnya, perusahaan juga menunda penjualan Redmi Note 9 Pro Max pertama di India, yang seharusnya ditayangkan kemarin.

Realme juga mengumumkan mereka menunda semua peluncuran mendatang di India, termasuk seri Narzo 10, yang seharusnya diluncurkan hari ini melalui video yang sudah direkam sebelumnya.

Baik Vivo dan Realme masing-masing akan meluncurkan seri V19 dan Narzo 10, pada tanggal 26 Maret.

Realme tidak hanya menunda peluncuran produk-produk baru di India tetapi juga menghentikan fasilitas ‘Make in India’ di negara itu sampai pemberitahuan lebih lanjut dari pemerintah.

Xiaomi juga telah menutup toko Mi Home-nya di seluruh negeri dan tidak akan menawarkan pengiriman rumah untuk sementara waktu.

Untuk menyelamatkan India dan setiap orang di India, akan ada larangan total untuk keluar,” kata Modi pada 24 Maret 2020 dikutip AP.

iPhone 11 Series Antivirus Corona, Harganya Rp74 Juta

Shootnhunt.com, Berita Teknologi Ponsel – Caviar kembali melahirkan smartphone mewahnya. Kali ini, mereka memodifikasi iPhone 11 dan Pro Max dengan balutan emas dan perak sebagai simbol perlawanan terhadap virus Corona yang sudah menyebar di penjuru dunia, termasuk Indonesia.

iPhone 11 Series Antivirus Corona, Harganya Rp74 Juta

Dikutip dari GSM Arena, Rabu (18/3), Caviar menghadirkan iPhone 11 Pro dan iPhone 11 Pro Max yang dibalut dalam lapisan perak 925 sterling dan simbol yang terbuat dari lapisan emas 18 karat.
Penggunaan perak dan emas ini merupakan simbol proteksi, di mana kedua logam itu memiliki sifat anti bakteri. Menurut Caviar, bahan yang digunakan memiliki efek bakteri, sehingga dapat melindungi dari bakteri berbahaya sekalipun.

Ada empat varian yang ditawarkan oleh Caviar mulai dari Hand of Fatima, St. Nicholas, Blooming lotus dan Dragon. Khusus versi Hand of Fatima akan tersedia dalam jumlah terbatas sebanyak 99 unit.
Dengan lapisan yang ditawarkan tentunya iPhone 11 memiliki harga jual yang tinggi. Caviar membanderol 5.300 USD Amerika Serikat (AS) atau setara Rp 74 juta untuk seri iPhone 11 Pro 64GB. Tersedia varian lainnya yang memiliki harha lebih tinggi.

Diketahui, Caviar salah satu produsen smartphone asal Rusia yang kerap menghadirkan ponsel mewah berbanderol tinggi. Bahkan, mereka berani menyematkan logam mulia atau permata pada smartphone.

iPhone 11 Pro hadir dengan layar 5,8 inci dengan resolusi 2436 x 1125 piksel. Sementara model Pro Max, berlayar 6,5 inci dengan resolusi 2688 x 1242 piksel. Kedua layar itu OLED berteknologi Super Retina XDR Display.

Kedua iPhone tersebut diotaki oleh prosesor Apple A13 Bionic. Prosesor ini diklaim, punya performa CPU dan GPU terkencang apabila dibandingkan dengan SoC di smartphone saat ini.

Selain itu, kedua iPhone tersebut juga dibekali dengan tiga kamera belakang di mana konfigurasinya lensa wide 12MP, lensa telephoto 12MP, dan lensa ultra-wide 12MP. Sementara kamera depan, beresolusi 12MP.

Mark Zuckerberg Beri Bonus Rp 15 Juta untuk Karyawan

Shootnhunt.com, Berita Teknologi Ponsel – Facebook siap memberikan bonus sebesar USD 1.000 (Rp 15 juta) untuk karyawannya yang bekerja dari rumah karena wabah virus corona. Kebijakan ini diumumkan langsung oleh CEO Facebook Mark Zuckerberg lewat memo internal.

Dikutip detikINET dari CNN, Rabu (18/3/2020) bonus ini dimaksudkan untuk meringankan biaya tambahan yang harus dikeluarkan karyawan yang harus bekerja dari rumah, seperti biaya untuk mengatur perangkat kerja atau biaya pengasuhan anak.

Mark Zuckerberg Beri Bonus Rp 15 Juta untuk Karyawan

Facebook diketahui memiliki hampir 45 ribu karyawan di seluruh dunia, dan bonus ini hanya tersedia untuk pegawai tetap. Facebook telah berkomitmen untuk memberikan gaji reguler kepada pegawai kontrak mereka walau jam kerjanya dipangkas atau mereka terpaksa tinggal di rumah, tapi tidak diketahui apa mereka juga akan menerima bonus.

Selain itu, semua karyawan Facebook juga akan menerima rating ‘exceeds’ untuk asesmen kerja mereka di enam bulan pertama tahun 2020. Rating ini bisa memberikan mereka tambahan bonus di kemudian hari.

Perusahaan yang bermarkas di Menlo Park, AS ini juga mengumumkan program untuk membantu bisnis kecil di 30 negara yang terdampak virus corona. Mereka telah menganggarkan USD 100 juta yang bisa diklaim bisnis kecil dalam bentuk dana hibah atau kredit iklan.

Facebook memang belum mewajibkan karyawannya untuk bekerja dari rumah, tapi mereka mendorong karyawan untuk bekerja dari rumah jika memungkinkan. Sebagai bagian dari social distancing, perusahaan media sosial ini juga melarang pengunjung sosial ke kantor-kantornya.

Pada awal bulan ini, Facebook juga terpaksa menutup kantornya di Seattle, Washington karena salah satu pegawai kontraknya positif terinfeksi virus corona.

Perusahaan Apple Kembali Buka 42 Toko di China

Shootnhunt.com, Berita Teknologi Ponsel – Toko Apple sebelumnya ditutup pada awal Februari sebagai tindakan pencegahan penyebaran virus corona.

Meski wabah virus corona masih terus berlangsung, tak menjadi hambatan bagi Apple untuk membuka kembali toko miliknya di China.

Perusahaan Apple Kembali Buka 42 Toko di China

Apple membuka tokonya secara bertahap, sebelumnya, di bulan Februari Apple dikabarkan membuka 5 toko, dan dilaporkan Bloomberg, Apple telah membuka kembali sebanyak 42 toko di China.

Secara bertahap, toko Apple dibuka kembali selama beberapa minggu terakhir. Apple mengatakan bahwa penutupan toko di China, merupakan alasan utama mengapa mereka terpaksa merevisi panduan kuartalan bulan lalu.

Lebih lanjut, dalam laman web resminya, Apple juga menyarankan agar para pengunjung menggunakan masker.

Bahkan, pemilik iPhone itu juga menulis agar pengunjungnya mengikuti tes suhu terlebih dahulu. Artinya, ada kemungkinan Apple menyediakan pendeteksi suhu disejumlah toko yang dibuka.

Sementara situasi di China mungkin membaik, Apple kemungkinan akan terkena dampaknya di tempat lain ketika virus menyebar di seluruh dunia. Pekan ini perusahaan menutup 17 toko di Italia setelah pemerintah melakukan lockdown.

Oppo Resmi Rilis Find X2, Yuk Cek Harganya

Shootnhunt.com, Berita Teknologi Ponsel – Sesuai janjinya akibat dibatalkannya ajang MWC 2020, Oppo akhirnya meluncurkan Find X2 yang digelar secara online. Michael Tran, Head Of Strategy and Product Marketing Oppo Westren Eropa, mengatakan bahwa Oppo seri Find X2 merupakan perangkat flagship.

Lebih jauh Michael menjelaskan bahwa Find X2 dan Find X2 Pro dilengkapi dengan layar 120Hz QHD + Amoled, 6.7 inch, dengan sistem All round ultra vidion camera, teknologi pengisian daya 65W, super Vooc 2.0 dan platform flagship Snapdragon 865 untuk keduanya.

Oppo Resmi Rilis Find X2, Yuk Cek Harganya

Untuk kamera, dikatakan Michael, keduanya didukung sensor kamera 32 MP, rear kamera 13 MP Periscope Telephoto Camera, dan 48 Ultra Wide Angle Camera, sementara Find X2, menyematkan 12 MP Ultra Wide Angle Camera.

Oppo Resmi Rilis Find X2, Yuk Cek Harganya

Untuk memory, Find X2 Pro hadir dengan RAM/ROM 12GB-512GB. Sedangkan Find X2 memiliki RAM/ROM 12GB-256GB.

Sementara baterai, Michael menyebutkan keduannya memiliki daya besar, namun kapasitasnya sedikit berbeda.

Oppo Find X2 Pro, baterainya 4260 mAh, super Vooc 2.0 65W, sedangkan Find X2 kapasitas baterainya 4200mAh, super Vooc 2.0 65W.

Kedua seri ini katakan Aryo Meidianto, PR Manager Oppo Indonesia sudah didukung teknologi 5G, keduanya mendukung generasi baru UFS 3.0 + TW + HPB yang meningkatkan kecepatan seguential write dan randon write setelah penggunaan dalam jangka waktu lama.

Berdasarkan data uji Oppo Lab, kecepatan seguential read dan seguential write meningkat lebih dari 100% dan kecepatan random write meningkat hingga 16.8%.

Sementara untuk desain, Aryo mengatakan, seri Find X2 memiliki desain kurva ganda yang ramping, di bagian depan dan belakang. Bagian depan seri Find X2 ditutupi dengan panel kaca corning gorila generasi keenam.

Aryo menyebutkan, selain kaca gradien, seri Find X2 dilengkapi dengan dua bahan berkualitas premium baru yaitu keramik dan kulit vegan.

Soal harga Aryo Find X2 dibandrol degan harga Rp14. 999 juta, sedangkan Find X2 Pro dibandrol dengan harga Rp17. 999 juta.

Keduanya sudah dapat dipesan mulai 7 Maret hingga 12 Maret 2020.

Apple Kembali Buka Pabrik Saat China Kendalikan Virus Corona

Shootnhunt.com, Berita Teknologi Ponsel – CEO Apple Tim Cook mengatakan hari ini bahwa pabrik-pabrik di China yang memproduksi produk-produk Apple dibuka kembali saat China mengendalikan virus Corona. Komentar tersebut berasal dari pratinjau wawancara yang akan datang dengan Fox Business.

Berikut adalah transkrip dari apa yang dikatakan Cook dalam cuplikan yang dibagikan oleh Fox Business. “Menurut saya China telah mengendalikan virus Corona. Maksud saya, Anda dapat melihat angka-angkanya, mereka turun dari hari ke hari. Dan saya sangat optimis di sana. Di sisi pemasok, kami memiliki pemasok seperti yang Anda ketahui, iPhone dibuat di mana-mana seluruh dunia.

Apple Kembali Buka Pabrik Saat China Kendalikan Virus Corona

Kami memiliki komponen-komponen utama yang berasal dari Amerika Serikat, kami memiliki bagian-bagian penting yang ada di China, dan seterusnya.

Ketika Anda melihat apa yang telah dilakukan di Tiongkok, kami telah membuka kembali pabrik, sehingga pabrik-pabrik itu beroperasi kembali. Mereka juga en-ramp, jadi saya menganggap ini sebagai fase ketiga untuk kembali normal. Dan kami berada dalam fase tiga mode ramp.

Jadi virus Corona kemungkinan masih akan memiliki dampak ekonomi global, dan tidak jelas bagaimana penyebarannya yang berkelanjutan akan berdampak pada aspek-aspek lain dari bisnis travel, kesehatan masyarakat, dan kebijakan.

Ada juga masalah mengapa Cook mungkin mengatakan ini sekarang. Komentarnya kemungkinan dimaksudkan untuk meyakinkan para investor bahwa bisnis perusahaan berada pada pijakan yang kuat, karena Apple dan saham teknologi lainnya telah jatuh dalam beberapa hari terakhir karena kekhawatiran dan berita terus menerus tentang virus Corona.

Pekan lalu, perusahaan mengatakan dalam pembaruan investor bahwa efek global dari wabah virus corona akan menyebabkan pendapatan kuartal kedua lebih rendah dari yang diharapkan, sebagian karena efek wabah pada manufaktur iPhone.

Dalam pembaruan itu, Apple mengatakan pabrik-pabrik iPhone telah dibuka kembali tetapi mereka berkembang lebih lambat dari yang kami perkirakan. Virus Corona tidak hanya memengaruhi Apple tapi ini juga berdampak luas pada industri teknologi.