Adopsi iOS 14 Makin Dari Seperempat Pemakai iPhone

Adopsi iOS 14 Makin Dari Seperempat Pemakai iPhone,
Beberapa lalu Apple menggelindingkan penyempurnaan skema operasi iOS 14. Dengan gampang, terkini Apple itu sudah dipungut 26,8 % pemakai iPhone, iPad, serta iPod.

Ternyata, Apple cuman perlu waktu 5 hari sampai angka adopsi sentuh 26,8 % dari jumlah piranti yang ada. Begitu berdasar data dari Mixpanel. Mencuplik situs Apple Insider lewat tekno Liputan6.com, Mixpanel menyebutkan angka adopsi ini nampaknya melebihi adopsi iOS 13 sesudah 5 hari digelontorkan di tahun kemarin. Waktu itu, dalam 5 hari hadirnya, iOS 13 terpasang di 20 % iPhone yang berada di dunia.

Harus dipahami, di 16 September lalu, Apple sah meluncurkan iOS 14 untuk iPhone serta iPod Touch, dan iPadOS 14 untuk iPad.

Disebut, yang membuat iOS 14 bertambah cepat dipungut sebab kedatangan beberapa feature anyarnya. Misalkan, pilihan penyesuaian Home Screen yang baru dan kekuatan untuk mengendalikan e-mail serta browser faksi ke-3 jadi skema standar di iPhone.

Data Mixpanel sendiri masukkan adopsi iPadOS 14 yang diestimasi berdasar riset pemakaian web serta aplikasi. Umumnya kecuali dari perusahaan penelitian, faksi Apple meluncurkan angka adopsi iOS terkini. Tetapi launching angka adopsi ini dilaksanakan seputar 1 bulan sesudah launching iOS 14.

Mengenai iOS 14
Penyempurnaan iOS 14 mendatangkan widget di home screen iPhone untuk kali pertamanya. Disamping itu, pemakai dapat juga kumpulkan semua aplikasi yang berada di iPhone dalam satu App Library.

Melalui update iOS 14, pemakai dapat juga memakai model picture-in-picture yang sejauh ini telah berada di iPad. iOS 14 mendatangkan aplikasi Terjemah yang baru.

Disamping itu, iPadOS 14 tidak meluluskan pemakai menempatkan widget di mana juga sama seperti yang diharapkan. Tetapi hal tersebut sangat mungkin bila dilaksanakan dengan Apple Pencil.

Feature Scribble atau catatan yang baru di iPadOS 14 sangat mungkin pemakai menulis dengan tangan di bagian text apa saja di iPad OS.

“Beberapa kata yang dicatat dengan automatis dirubah jadi reks,” kata Apple waktu mengeluarkan skema operasi baru ini.

Tidak itu saja, dengan skema operasi baru ini, semakin banyak aplikasi asli Apple yang yang berada di sidebar serta sisi menu diperlebar untuk manfaatkan monitor iPad yang semakin besar.

Update ini bawa kenaikan di aplikasi Messages, misalkan dengan kedatangan pin pembicaraan, mentions, serta penampilan balasan sebaris.

Kenaikan ada juga di panduan arah sepeda di Maps, pemberitahuan yang makin singkat untuk paggilan masuk, kenaikan privacy, aplikasi Music yang datang makin baru, dan kenaikan yang lain.

iOS 14: Seperti Android Tetapi Perananonalitas Google Minim

iOS 14: Seperti Android Tetapi Perananonalitas Google Minim, iOS 14 yang disebut software paling baru untuk piranti iPhone ini sering disebutkan seperti Android. Ini karena beberapa penampilan design yang seperti. Dari mulai widget yang bisa dikustomisasi, dan ada AppLibrary yang seperti dengan app drawer punya Android.

Beberapa feature seperti lain seperti penampilan terselinap untuk Siri, dan model Picture-in-Picture, semua ialah suatu hal yang sudah kita melihat di Android. Tetapi hal sangat menarik di Android yang harusnya diambil oleh Apple ialah kompatibilitasnya dengan Google.

Tidak dapat dimungkiri, pemakai iPhone condong setia ke piranti ini sebab ekosistem. banyak pemakai yang sudah melakukan investasi ke ekosistem Apple hingga untuk geser ke Android rasa-rasanya cukup sulit. Ke-2, biasnaya masalah rutinitas, seperti penampilan antarmuka, bahasa design, serta keyboard yang akan tidak sama bila kita geser Android.

Tetapi tidak dapat dimungkiri, Apple masih inferior dari Google di bagian fundamental. Di apliikasi kesehatan, fitness, selingan,, serta ekosistem premium yang lain, Apple memang paling baik. Tetapi di faktor kecil seperti e-mail, kalender, mesin penelusuran, atau navigasi online.

Di sini Google menang. Aplikasi Google tidak dapat dimungkiri punyai service fundamental paling baik. Mengambil saja contoh penyelarasan service Gmail, Google Calendar, Google Maps, Google Photos, serta Chrome.

Ini terlihat saat iOS 14 membolehkan pilih standar sendiri, pemakai langsung mengganti standar e-mail serta browsernya ke Gmail serta Chrome. Meskipun begitu, ini masih mempunyai batas, sebab pasti Apple masih ingin pemakainya menggunakan aplikasi serta servicenya sendiri untuk pertandingan.

Apple juga terima kompensasi besar dari Google untuk membolehkan servicenya berada di ekosistem Apple. Apple juga membolehkan ada Google sebab terbentur kebijaksanaan anti-monopoli. Ini sama dengan Microsoft yang tidak lagi jadikan Internet Explorer standar pada 2009 lantas, sebab terbentur kebijaksanaan anti-monopoli.

Nah, ini dapat jadi cara besar untuk Apple di waktu kedepan. Pasti pemakai iPhone akan pilih memperoleh standar berbentuk Kalender serta Maps daripada dapat mengendalikan widget serta AppLibrary. Belum juga masalah pengendalian pemberitahuan, izin aplikasi, dan sebagainya yang dilaksanakan Google lebih baik dari Apple.

Penyesuaian Home Screen di iOS 14

Apple iOS 14 dikeluarkan beberapa lalu dengan bawa perkembangan deesain dengan cara relevan, yaitu mengenalkan ide Home Screen widget.

Perusahaan penelitian pasar aplikasi mobile Sensor Tower memprediksi dengan cara global 20 aplikasi penyesuaian Home Screen paling atas yang dikeluarkan sampai sekarang ini dengan cara kolektif sudah capai minimal 13,7 juta penempatan.

“Untuk analisa ini, kami pelajari 20 aplikasi paling atas yang khususnya fokus pada penyesuaian Home Screen lewat widget,” tutur Stephanie Chan, Mobile Insights Taktikst diambil dari laporan perusahaan seperti dikutip Tekno

Penempatan pertama-tama aplikasi ini capai puncaknya pada 21 September dengan lebih dari 3 juta penempatan dengan cara global. Semua aplikasi dalam barisan ini dikeluarkan pada atau sesudah 16 September 2020.

Widgetsmith, Color Widgets, serta Foto Widget tempati untuk tiga paling atas. Ke-3nya secara cepat mendapatkan populeritas tujuh hari sesudah Apple mengeluarkan iOS 14.

Widgetsmith jadi aplikasi iPhone gratis paling atas di Amerika Serikat dari 19 sampai 23 September. Lantas dari 18 September sampai 22 September, Color Widgets capai tempat ke-2, sesaat Foto Widget tempati tempat ke-3 pada 20 September.

“Berdasar data kami, tiga aplikasi ini saja membuahkan lebih dari 12,6 juta penempatan dengan cara global dalam tujuh hari sesudah peluncuran iOS 14,” kata Stephanie.

Angka itu sebagai wakil seputar 92 % dari keseluruhan 13,7 juta aplikasi dikaji oleh Sensor Tower. Bagian tunggal paling besar dari penempatan ini capai 26 %, yang dari pemakai App Store berbasiskan di AS.