Samsung Gelar Flash Sale Galaxy M51

Samsung Gelar Flash Sale Galaxy M51, Sesudah sold out ke masa pre-order 10 – 12 Oktober lalu, Samsung Electronics Indonesia mendatangkan flash sale Galaxy M51 ke tanggal 26-31 Oktober 2020, Lazada, Blibli, Shopee, Tokopedia, Erafone, Dinomarket, Bhinneka, Akulaku, serta Bukalapak.

Ke masa flash sale, konsumen akan memperoleh cashback sampai Rp. 500.000,-, paket internet keseluruhan 108GB sepanjang satu tahun dari XL Axiata cukup hanya lakukan pengisian ulangi sejumlah Rp.35.000,- per bulan, dan akses JOOX vip sepanjang 3 bulan.

“Untuk yang belum memperoleh Galaxy M51 ke masa pre order pekan kemarin, kami datangkan flash sale ke tanggal 26-31 Oktober 2020. Samsung Gelar Flash Supaya customer terutamanya angkatan muda yang aktif, bisa merasai kedahsyatan handphone terkini kami dengan Xtremepower sebab mengangkat kemampuan baterei pertama kali serta paling besar di Indonesia yakni 7.000 mAh,” sebut Irfan Rinaldi, Product Pemasaran Manajer, Samsung Electronics Indonesia.

Diteruskannya, Samsung Galaxy M51 dibuat buat mereka yang pengin jalankan kegiatan setiap hari, baik kerja atau sekolah dari rumah, sampai nikmati beberapa selingan seperti mobile games serta streaming dengan perform terhebat tiada perlu cemas kekurangan baterei selama seharian.

Baterei 7.000 mAh serta Detail

Dengan baterei super besar 7.000 mAh, bermacam kegiatan dapat dilaksanakan selama seharian tiada cemas kekurangan baterei. Bahkan juga, dapat share baterei dengan tehnologi Wired Power Sharing. Galaxy M51 datang dengan suport processor Octa-Core Snapdragon 730G dengan memory 8/ 128GB.

Galaxy M51 datang dengan monitor Super AMOLED Plus 6,7 inch serta speaker berteknologi Dolby Atmos™. Samsung Galaxy M51 datang dengan tehnologi Quad Kamera yang terbagi dalam camera penting 64MP, camera Ultrawide 12MP, camera Depth 5MP, camera Macro 5MP. Ditambah lagi, dengan camera selfie 32MP.

Samsung Akan Launching Handphone Galaxy S Terkini di Januari 2021?

Samsung Akan Launching Handphone Galaxy S Terkini di Januari 2021?,
Saat telah jadi adat untuk Samsung meluncurkan handphone jagoannya yaitu Galaxy S di Februari, kelihatannya tahun kedepan hal itu akan berbeda. Masalahnya dalam isu terkini disebutkan jika perusahaan asal Korea Selatan itu akan meluncurkan flagship terbaru di Januari 2021.

Berdasar pengamatan leaker OnLeaks yang diambil Phone Ajang, mode standard dari handphone yang kemungkinan dinamakan Samsung Galaxy S21 ini ialah monitor datar 6,2 inch dengan lubang camera depan. Sesaat variasi Ultranya akan mempunyai monitor meliuk dengan bentangan monitor di antara 6,7 sampai 6,9 inch.

Berdasar isu yang disingkap Android Central, akan ada 3 mode Galaxy S terkini. Ke-3 nya ialah variasi standard, Plus, serta Ultra. Variasi Ultra akan bawa S-Pen, tetapi tidak dikasih slot spesial seperti pada Galaxy Catatan.

Di variasi Ultra akan ada benjolan camera yang semakin besar dari sekarang ini, dengan modul camera yang semakin besar.

Launching yang semakin maju ini ialah taktik Samsung untuk meluncurkan handphone terbaik di periode saat yang dekat sama launching iPhone 12, yang disebutkan akan memperoleh launching sampai awalnya tahun kedepan. Ini ialah langkah Samsung ‘menyusul’ Apple dengan memberikan handphone tandingan yang detailnya pasti makin hebat.

Masalah Baterei Samsung

Jejeran handphone flagship Samsung keluaran tahun kemarin serta tahun ini terganjal sedikit permasalahan di baterei.

Disampaikan oleh Sam Mobile yang diambil Phone Ajang, tanda tersisa baterei di handphone tidak sesuai jumlah baterei.

Ini membuat beberapa handphone yang mati sebeluym tanda memperlihatkan baterei di 0 %. Nah, rupanya dari beberapa laporan, persoalan intinya ialah baterei handphone rupanya cepat terkuras sampai 5 % bertambah cepat.

Berdasar laporan pemakai Reddit yang disebut pemakai Samsung S20 Ultra, saat baterei sudah capai 15 %, handphone akan cepat mati.

Bahkan juga saat capai 6 %, pada menit seterusnya handphone telah mati. Pasti itu ialah hal yang aneh untuk handphone dengan kemampuan baterei di atas 4.000mAh.

Selama ini, Samsung disampaikan belum ambil perlakuan atas persoalan ini. Tetapi ini pasti dapat dituntaskan dengan gampang cukup dengan penyempurnaan software.

Senjata Xiaomi Kalahkan iPhone 12 dan Samsung Galaxy Note 20

Shootnhunt.com, Berita Teknologi Ponsel – Smartphone Galaxy Note 20 dari Samsung dan iPhone 12 dari Apple baru akan dirilis paruh kedua tahun ini. Tapi keduanya sudah diperbincangkan gara-gara aplikasi baru yang dipatenkan Xiaomi, yakni kamera di bawah layar ponsel.

Lewat patennya itu pabrikan ponsel asal Cina tersebut diakui mampu mengungguli Samsung dan Apple. Terobosan teknologi yang dibuat dan dipatenkan itu belum ada pada Galaxy Note 20 dan iPhone 12.

Senjata Xiaomi Kalahkan iPhone 12 dan Samsung Galaxy Note 20

Paten tersebut ditemukan oleh situs LetsGoDigital, yang memberikan gambaran mengenai kamera depan bahwa layar. Dalam paten itu ditunjukkan bagaimana smartphone seperti Mi 10 baru terlihat dan bekerja dengan posisi kamera selfie yang tidak terlihat di muka layar alias menghilangkan segala jenis notch atau poni.

Mengutip laman Toms Guide, 7 Mei 2020, dalam keadaan normal, ponsel sepertinya tidak memiliki kamera depan sama sekali. Namun, ketika membuka fitur kamera atau aplikasi lain yang membutuhkan kamera depan, sebagian layar dimatikan, memungkinkan kamera di bawahnya mengambil gambar melalui piksel transparan.

Beberapa informasi pada Juni tahun lalu sudah memperlihatkan Xiaomi, dan rival ponsel yang juga asal Cina OPPO sudah menunjukkan konsep teknologi ini. Tapi teknologi menempatkan kamera di bawah layar bukan tanpa kelemahan.

Masalah ada pada asupan cahaya. Kamera hanya menyerap sebagian cahaya yang biasanya masuk ke sensor kamera, sehingga gambar yang diambil ponsel ini bisa terlihat sangat gelap.

Ada beberapa cara untuk mengatasi hal ini, seperti menyesuaikan ukuran sensor, meningkatkan sensitivitasnya, atau semacam perbaikan perangkat lunak pasca pemrosesan. Tetapi akan menarik untuk melihat apakah Xiaomi dapat menghasilkan jepretan yang berkualitas dengan desain ini.

Sementara, iPhone 12 dan Galaxy Note 20, masing-masing dengan kamera self-notch dan punch-hole, akan diluncurkan menjelang akhir tahun ini. Dengan asumsi tidak ada gangguan karena pandemi Covid-19 yang merusak rencana mereka, Samsung akan merilis Note 20 sekitar Agustus, sementara Apple meluncurkan iPhone 12 sebulan berselang.

Adapun Xiaomi sudah meluncurkan flagship Mi 10 pada Maret lalu, juga menggunakan layar punch-hole. Namun, Xiaomi memiliki sejarah merilis versi ‘T’, ponsel lama yang ditingkatkan, jadi mungkin akan ada Mi 10T atau Mi 10T Pro yang dirilis akhir tahun ini, yang bisa menjadi ponsel komersial pertama dengan kamera di bawah layar.