5 Media Sosial Paling populer di Dunia, Anda Gunakan yang Mana?

5 Media Sosial Paling populer di Dunia, Anda Gunakan yang Mana? Basis sosial media sekarang jadi hal yang seolah harus dipunyai oleh pemakai internet untuk beraktualisasi diri.

Tidak cuma untuk tempat share kehidupan setiap hari, sosmed dipakai untuk melakukan komunikasi, serta jadi tempat untuk berjualan.

Berdasar riset We Are Social 2020, rata-rata waktu yang dihabiskan orang Indonesia (umur 16-64 tahun) untuk main sosmed capai 3 jam 26 menit satu hari.

Angka pemakai sosmed di Indonesia juga terus bertambah. Sekitar 59 % dari keseluruhan 272,1 juta orang Indonesia ialah pemakai sosmed. Angka ini naik 8,1 % atau 12 juta orang dibanding April 2019. 5 Media Sosial Paling populer di Dunia, Anda Gunakan yang Mana? Sekarang, pemakai sosmed di Indonesia capai 160 juta orang dimana, 99 % terhubung sosial media dari handphone.

Berikut 5 sosmed paling populer di dunia:

1. TikTok

Tiktok ialah aplikasi video kreasi yang diperlengkapi beberapa filter, musik, serta font yang unik. TikTok biasa digunakan untuk bagikan video kreatif dari mulai menyanyi, tarian, make-up, memasak, dan sebagainya.

TikTok sekarang jadi sosmed dengan perkembangan cepat menurut jumlah unduhannya, baik di Google Play Store atau AppStore. Berdasar penelitian Sensor Tower 2020, jumlah unduhan TikTok capai lebih dari 300 juta pemakai pada kuartal pertama serta ke-2 2020.

2. Facebook

Facebook jadi perintis sosmed, bagus untuk share teks, gambar, video, link kabar, dan sebagainya. Salah satunya pemicunya ialah jumlahnya feature yang ada buat pemakai untuk sama-sama tersambung.

Berdasar laporan Facebook pada kuartal ke-2 2020, pemakai aktif bulanan Facebook capai lebih dari 2,7 miliar pemakai. Di Indonesia sendiri, lebih dari 115 juta pemakai menggunakan Facebook.

3. Instagram

Instagram mempunyai pemakai aktif lebih dari 1 miliar per bulan. Basis Instagram jadi salah satunya sosmed visual paling besar.

Instagram menjadi tempat untuk sampaikan pesan melalui photo, video, sampai teks. Diperlengkapi dengan beberapa filter serta feature baru pada Stories, Instagram semakin disukai oleh beberapa pemakai.

4. Snapchat

Snapchat jadi aplikasi pesan mobile yang unik, sebab pemakai dapat sama-sama mengirim video serta photo lantas akan terhapus dalam beberapa menit. Pemakai Snapchat dapat juga buka video atau photo atau bertambah lebih kreatif dengan meningkatkan teks.

Berdasar penelitian We Are Social 2020, pemakai Snapchat bisa capai lebih dari 300 juta per bulannya.

5. Likee

Basis video pendek Likee jadi salah satunya aplikasi sosmed yang sangat terkenal di dunia. Aplikasi asal Singapura ini ada di bawah naungan Bigo Technology.

Likee berdiri pada 2017 serta memberi keringanan untuk pemakai dalam membuat video kreatif. Likee sendiri mempunyai lebih dari 2.000 dampak video.

Likee ada di Google Play Store serta App Store, di lebih dari 200 negara serta teritori, termasuk juga Indonesia, Rusia, Tiongkok, AS, serta Brasil. Likee sekarang telah mempunyai lebih dari 150 juta pemakai di penjuru dunia.

Webinar Coinvestasi serta Tezos Sukses Perkenalkan Profesi Blockchain Developer

Webinar Coinvestasi serta Tezos Sukses Perkenalkan Profesi Blockchain Developer Teknologi blockchain semakin memasuki luas serta dipakai di beberapa industri seperti logistik, peternakan, service kesehatan, industri selingan, serta gaming. Disamping itu, kekuatan sumber daya manusia  dalam perubahan teknologi ini dihargai tinggi sekali.

Faktanya, Webinar Coinvestasi serta Tezos Sukses Perkenalkan Profesi Blockchain Developer rerata upah pengembang teknologi blockchain di Amerika Serikat capai US$ 136.000 atau sama dengan Rp 1,8 miliar per tahun.

Dalam launching kabar paling baru dari LinkedIn, situs media sosial yang menyambungkan beberapa karieronal di penjuru dunia, mengatakan kekuatan paling disukai di tahun ini ialah kekuatan yang berkaitan dengan blockchain. Menaklukkan kelompok lain seperti artificial intelligence (AI) atau kepandaian bikinan serta cloud computing.

Perusahaan teknologi seperti IBM, Oracle, Amazon, Microsoft, serta yang lain memandang teknologi blockchain untuk satu teknologi transformasional yang bisa mengganti dunia.

Belakangan ini, Coinvestasi bersama-sama Tezos sukses mengadakan acara webinar Blockchain Developer Fast Trek, dalam serangkaian Tezos Webinar serta Workshop Prosedur Tezos. Mereka ajak mahasiswa serta developer bersama belajar serta meningkatkan kekuatan blockchain menjadi karieronal berpendapatan besar dalam bagian ini, seperti rilisnya pada Merdeka.com.

Serangkaian acara ini diadakan dua session pada 28 Agustus serta 31 Agustus kemarin. Session pertama berbentuk Workshop Kampus yang dibuka spesial untuk mahasiswa perguruan tinggi di Indonesia serta session ke-2 berbentuk Developer Meetup yang dibuka pada beberapa developer.

Pada session ke-2 ini, ada serangkaian hands-on atau praktek langsung pengerjaan smart contract.

Melibatkan  Universitas serta Komunitas Developer

Perguruan tinggi yang ikut memberikan dukungan acara Tezos Webinar ini ialah Telkom University, Kampus Negeri Semarang, Kampus Diponegoro, Kampus Negeri Jakarta, serta Kampus Multimedia Nusantara.

Bukan hanya itu, acara ini menggamit komune developer di Indonesia, seperti Female Geek, Girls in Tech, Facebook Developers Bali, serta Python Regional Jogja.

Tezos ialah blockchain yang mempunyai kekuatan untuk tingkatkan jaringannya sendiri. Stakeholder yang terjebak dalam jaringan memberi suaranya dengan satu amandemen di prosedur untuk capai konsensus sosial pada proposal spesifik, serta membuat kenaikan skema yang aman dan organik.

Skema tata atur prosedur on-chain, proses Proof-of-Stake (PoS), serta kekuatan memberikan fasilitas pengecekan resmi, jadikan Tezos untuk jalan keluar periode panjang yang bagus untuk transaksi digital, termasuk juga smart contract serta Security Token Offering (STO).

Teknologi Jepang Konica Minolta Diserang Ransomware

Teknologi Jepang Konica Minolta Diserang Ransomware Perusahaan multinasional yaitu teknologi Jepang Konica Monolta yang diserangoleh ransoware hal tersebut terjadi pada akhir juli lalu. Dapatnya laporan Bleeping Computer, serangganransomware yaitu konica minolta yang berlangsung sekitar satu minggu lamanya.

Konica Minolta yang merupakan perusaahaan dari teknologi bisnis multinasional yang memiliki 44.000 karyawan banyaknya yang mendapatkian penghasilan lebih dari USD 9 miliar pada tahun 2019

perusahaan tersebut juga menawarkan produk dan layanan, mulai dari solusi percetakan, teknik kesehatan dan juga menyedikan layanan IT untuk konsumen bisnis. Pada tanggal 30 juli 2020, pelangganan produk
dan dukungan dari perusahan Konica Minolta htidak dapat di akses. Pesan yang disampaikan atau diperlihatkan pada halaman yang sedang mengalami gangguan.

Situs Konica Minolta yang masih down setelah satu minggu lamanya. Pelanggan pun menyatkan, mereka pun tidak mendapatkan jawaban yang jelas terkait padamnya pelayanan. Tidak hanya situs saja, Teknologi Jepang Konica Minolta Diserang Ransomware jumlah printer Konica Minolta juga memperlihatkan pesan yng error “Service Nitification Failed”.

Setelah sekian banyaknya pelanggan menyebut, kontak Konica mengindikasikan adanya pelanggaran yang membuat pelayanan
dan situs down, Bleeping Computer menghubungi perusahan via telepon dan email. Tetapi, perusahaaan tidak memberi jawaban atas hal ini.

Terserang RansomXXX

Selang beberapa saat, satu sumber bagikan salinan tebusan yang digunakan dalam gempuran Komica Minolta pada Bleeping Computer. Catatan ransom mengeluarkan bunyi “KONICA_MINOLTA_README!!.txt dengan pesan yang menyebutkan semua data punya Konica sudah dienkripsi.

Striker minta pada perusahaan untuk mengirim satu file yang sudah dienkripsi untuk dibuka. Maksudnya untuk menunjukkan gempuran ini betul ada. Striker setelah itu minta bayaran atas laganya.

Catatan ransomware ini datang dari ransomware tipe baru namanya RansomXXX. Ransomware ini disampaikan akhir Juni 2020, saat dipakai dalam gempuran Departemen Transportasi Negara Sisi Texas, AS.

RansomXXX diindikasikan dioperasionalkan oleh manusia yang yang dapat mencelakakan jaringan serta seiring berjalannya waktu bisa menebar ke piranti lain sampai mendapatkan info kredensial dari administrator.

Sesudah mereka memperoleh hak admin serta akses ke pengatur domain Windows, striker menebarkan ransomware di jaringan serta mengenkripsi semua data.